Thursday, April 25, 2013

dua empat dua lima

Waktu sedang laris di perdagangan ketika semua manusia tumpah ke jalan. Yang murah menjadi batu, yang mahal tumbuh seribu. Kemudian dunia kembali pepat dalam satu per empat, dan sisa-sisa detik yang terjaga berlarian ke luar angkasa. Pasalnya, orang-orang menuntut dua puluh lima untuk dua puluh empat yang dibuang percuma.

No comments:

Post a Comment